Welcome in My Blog and Have Fun ┐('⌣'┐) (┌'⌣')┌ Thanks for your visiting

Rabu, 17 April 2013

Surat menyedihkan dari Ibu dan Ayah



surat kecil dari ibu dan ayah :')



Anakku...

ketika aku semakin tua,,

aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku






suatu ketika aku memecahkan piring,

atau menumpahkan sup diatas meja, karena penglihatanku berkurang

aku harap kamu tidak memarahiku

orang tua itu sensitif,,,

selalu merasa bersalah saat kamu berteriak 






Ketika pendengaranku semakin memburuk,

dan aku tidak bisa mendengar apa ayang kamu katakan,

aku harap kamu tidak memanggilku "Tuli!"

mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya

Maaf, anakku... aku semakin tua 






Ketika lututku mulai lemah,

aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantuku bangun

seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil, untuk belajar berjalan

aku mohon, jangan bosan denganku 







Ketika aku terus mengulangi apa yang ku katakan,

seperti kaset rusak

aku harap kamu terus mendengarkan aku

tolong jangan mengejekku, atau bosan mendengarkanku

apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil

dan kamu ingin sebuah balon?

kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang-ulang

sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan. 






Maafkan juga bauku...

tercium seperti orang yang sudah tua

aku mohon jangan memaksaku untuk mandi

tubuhku lemah.....

Orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin

aku harap aku tidak terlihat kotor bagimu...

apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?

aku selalu mengejar-ngejar kamu... karena kamu tidak ingin mandi 



Aku harap kamu bisa bersabar denganku,

ketika aku selalu rewel

ini semua bagian dari menjadi tua,,

kamu akan mengerti ketika kamu tua












Dan jika kamu memiliki waktu luang,

aku harap kita bisa berbicara

bahkan untuk beberapa menit

aku selalu sendiri sepanjang waktu

dan tidak memiliki seorang pun untuk diajak bicara

aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan

Bahkan jika kamu tidak tertarik dengan ceritaku

aku mohon berikan aku waktu untuk bersamamu

apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?

aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainanmu 






Ketika saatnya tiba...

dan aku hanya bisa terbaring, sakit dan sakit

aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku

MAAF.......

kalau aku sengaja mengompol atau membuat berantakan

aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku,

selama beberapa saat terakhir dalam hidupku

aku mungkin tidak akan bertahan lebih lama





Ketika waktu kematianku datang

aku harap kamu memegang tanganku

dan memberikanku kekuatan untuk menghadapi kematian

dan jangan khawatir, ketika aku bertemu dengan Sang Pencipta

aku akan berbisik pada-Nya

untuk selalu memberikan berkah padamu

karena kamu mencintai, ibu dan ayahmu... 








Terima kasih atas segala perhatianmu, nak...

kami mencintaimu dengan kasih yang berlimpah
 




Ibu & Ayah :')

Tidak ada komentar:

If you want to comment, please use the kind word. Keep your talk. it reflects who you really are